Sambutan Kepala Taman Budaya Provinsi Lampung

Assalamualaikum wr. wb.

Salam sejahtera untuk kita semua.

Om Swastiastu.

Namo Buddhaya.

Salam Kebajikan.

Tabik Pun.

Pameran Seni Rupa “RESTART” merupakan bagian dari materi program Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XX tahun 2021. Program Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia diadakan setiap satu tahun sekali dan sudah dilaksanakan sejak tahun 2002. Pada tahun ini UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung berkesempatan menjadi penyelenggara kegiatan tersebut bekerja sama dengan Galeri Nasional Indonesia, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Tema pameran ini adalah “RESTART” atau “REST ART”, melalui tema besar ini setiap provinsi diharapkan dapat mengirimkan potensi seni rupa dengan jangkauan kualitas memukau. Pandemi adalah titik untuk menekan kembali ciptaan.

Berikut adalah laporan penyelenggaraan Pameran “RESTART”:

  1. Dasar pelaksanaan, Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; kedua, Undang-Undang No. 23 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dua kali dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020; ketiga, Peraturan Pemerintah No.18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah; keempat, Peraturan Pemerintah No.17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, yang telah diubah menjadi Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010; kelima, Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2021 tentang Standar Penyelesaian Pendidikan; keenam, Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah; ketujuh, Peraturan Daerah Provinsi Lampung No. 5 tahun 2020 tentang APBD Provinsi Lampung tahun 2021; kedelapan, Peraturan Gubernur Lampung No. 70 Tahun 2020 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.
  2. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah: pertama, meningkatkan hubungan kerja sama antar taman budaya se-indonesia dalam proses pelestarian, pengembangan dan pembinaan seni budaya; kedua sebagai salah satu upaya pemetaan seni budaya khususnya seni rupa di Indonesia; ketiga memberi ruang berekspresi dan berkreasi bagi seniman seni rupa di Indonesia; keempat menjadi wadah dalam perumusan dan penetapan kebijakan dalam program temu karya taman budaya selanjutnya; kelima, merancang strategi dalam hubungan keberlangsungan taman budaya di indonesia; keenam, mempererat silaturahmi serta meningkatkan produktivitas dan kreativitas.
  3. Bentuk kegiatan pameran ini diselenggarakan secara daring atau online, karya yang dipamerkan adalah karya yang telah lolos dikurasi oleh dua orang kurator.
  4. Peserta pameran sebanyak 60 perupa yang berasal dari 28 taman budaya dan satu dinas kebudayaan. Jumlah karya sebanyak 55 karya lukisan, 4 karya instalasi, satu karya video art.
  5. Tema pameran adalah “RESTART”
  6. Waktu penyelenggaraan Pameran “RESTART” akan dimulai pada Jumat, 12 November 2021 melalui kanal galnasonline.id.

Besar harapan kami sebagai tuan rumah dan bagian dari Taman Budaya se-Indonesia, dapat melaksanakan kegiatan rutin setiap tahunnya dengan dukungan dari berbagai pihak. Sehingga dapat memberikan manfaat dan peluang dalam kreativitas seni rupa untuk masyarakat Indonesia, sehingga kualitas dan kuantitas karya seni rupa Indonesia semakin baik, dapat berjaya di tanahnya sendiri dan diperhitungkan dalam skala internasional. Serta yang tak kalah pentingnya adalah kegiatan seni rupa semacam ini dapat mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan produktivitas dan kreativitas seni rupa antar daerah.

Terakhir, kami ucapkan terima kasih kepada Direktur Jenderal Kebudayaan atas dukungannya terhadap acara ini; Kepala Galeri Nasional Indonesia dan Kepala Museum Basoeki Abdullah atas kerja samanya sehingga pameran dapat terselenggara dengan baik; Ketua Forum Taman Budaya se-Indonesia; Bapak dan Ibu Kepala Taman Budaya se-Indonesia; para perupa yang telah menunjukkan karya terbaiknya; kedua kurator yang telah mengkurasi karya para seniman; segenap panitia yang telah bekerja tanpa lelah dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini; dan Gubernur Lampung yang telah berkenan mendukung kegiatan seni rupa ini. Terakhir saya ucapkan, selamat berpameran dan selamat mengapresiasi!

Wassalamualaikum wr. wb.

Saprul Al-Hadi